Check dulu

SEO Reports for ishmaryam.blogspot.com Pagerank

Kamis, 13 Desember 2012

Filled Under: ,

Mereka belum tahu apa-apa

parenting sharing

Saya punya beberapa  kejadian yang mungkin pernah kita alami, atau mungkin yang sekarang dilakukan oleh adik-adik atau anak-anak.

Seorang anak kecil yang muslim tengah  karena tidak ada yang mengawasinya, ia asal saja melihat acara yang tengah diputar di layar itu. Dan ternyata apakah sobat tahu? Yang ditontonnya adalah acara yang bertemakan agama lain.

Lalu, apa yang anak  itu lakukan?
Ia mencontoh,

Sampai suatu ketika, terlihatlah oleh ibundanya, sang anak tengah berdoa Kepada Allah, tapi yang membuat sang ibu heran,  sang anak berdoa bukan dengan menengadahkan tangan, tapi dengan cara yang lain...

Ada dua kemungkinan yang dilakukan ibu ini...

Pertama: ia memarahi anaknya, lantas memukulnya, mengurungnya, dan bisa di bilang ‘menyiksa’ anak itu,

Kedua: ia dengan lembut bertanya apa yang membuat anak itu berdoa dengan cara yang sang ibu tidak pernah ajarkan.

Kalau saya lihat dari beberapa sumber, beberapa orang tua, melakukan cara yang pertama, tapi Alhamdulillah, saya tahu masih banyak juga orang tua yang melakukan kedua.



Bagi para Ibunda yang pernah melakukan cara pertama, mari kita pikirkan, berapa umurnya? Apa yang selalu mendominasi jadi kegiatan sehari-harinya? Dan seberapa banyak yang ia tahu diumur segitu?

Bukankah, kita dulu juga seperti itu? Mungkin dalam versi yang lain. Lantas, apa yang dilakukan orang tua kita? Ia menjelaskan secara baik-baik,  hingga nantinya, kita bisa tahu dan menyadari yang sebenarnya.

Dan Ingatlah!  televisi adalah sebuah kota kecil yang memberikan penentuan besar bagi masa depan penerus generasi bangsa.

Jadi, jika anak-anak bertanya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan agama, jawab saja dengan bahasa mereka, jika dari kecil kita sudah didik dengan cara seperi ini, nantinya mereka akan terdidik dengan dilandaskan oleh cahaya-cahaya iman dan islam.
Seperti mungkin, pertanyaan yang cukup ng-trend pada umurnya, yaitu menanyakan mengenai Allah itu laki-laki atau perempuan. Tentunya para ibu pasti bingung jika ditanya begitu, sehingga kebanyakan menjawab, “ibu tidak tahu,” “Allah itu bukan keduanya,” “Allah itu beda sama kita”.
Nantinya anak-anak akan berpikiran sesuai dengan jalan mereka sendiri, tapi doronglah terus anak itu bunda, buat ia sadar siapa Tuhannya secara perlahan, jangan langsung memarahinya. Karena masing-masing setiap orang yang berbeda usia punya cara berpikir yang berbeda. 
                        Bersabarlah, doronglah,  dan doakanlah ia selalu dalam sholat malam bunda, karena  merekalah penerus kita kelak,



maryam ishmatullah

Author & Editor

Vakum sementara karena udah kelas 3 SMA ^^.

7 opini:

  1. sebuah pelajaran yang sangat mengena bagi saya yang masih lajang.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah kalo postingan ini berguna :)

      Hapus
  2. karena mereka belum tahu apa-apa bagai gelas kosong yang akan diisi air, sebaiknya kita isi dengan hal-hal yang baik.. :D salam kenal....
    jgn lupa berkunjung ke ciniki ronk ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, setuju banget mas, tapi kalo saya sih masih cukup lama ke fase itu :)

      Hapus
  3. belum bisa menarik kesimpulan mbak cz masi single,,_
    tapi jika terjadi pada adik-adik, saya lebih ke point nomer 2.

    BalasHapus
  4. nah tulisan seperti inilah yang membuat saya berpikir bahwa kamu udah ibu2 dek,udah berkeluarga dan udah punya momongan,apakah salah ku?wkwkw :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya, kak ;-(
      engga kak,, kak rahma ga salah ;-(

      Hapus

Jangan bosan untuk berkunjung dan memberikan saran buat Ishma, yah! :)

 

Testing dulu:

  • Copyright © Bimualir™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.