Check dulu

SEO Reports for ishmaryam.blogspot.com Pagerank

Rabu, 24 April 2013

Filled Under: ,

Bertengkar dengan Adik-Adik

keluarga sharing
Ishma tau gak semua orang bisa diberi anugerah dengan memiliki seorang adik
Adik Kecil yang Imut
Adik Kecil yang Manis
Adik kecil yang Penurut

Ishma rasa yang terakhir yang paling diinginkan oleh para kakak
yah, termasuk Ishma sendiri.
Punya 3 adik sekaligus menjadi sulung membuat Ishma SUKSES BESAR.

Sukses bertengkar.
Sukses menganggu
Sukses membuat adik-asik menangis.

Inilah beberapa kesuksesan yang Ishma raih bersama adik-adik tercinta.


Entah kenapa ketika Ishma membuat adik menangis ada kesenengan sendiri *plaakk,

Hey, bukankah Ishma harus jujur? 
Tapi hanya ketika Ishma yang membuat mereka menangis,
Bukan orang lain.
Dan Tidak boleh orang lain.
Memang tidak adil, tapi ini peraturan yang Ishma buat. Peraturan Ishma sendiri.

              Dan perlu diketahui korban yang paling menjadi korban ialah ORANG TUA. Jadi miris hati Ishma kalau setelah bertengkar dengan adik melihat orang tua marah. Dan inilah yang menjadi pendorong besar agar Ishma tidak lagi bertengkar, padahal kalau menurut kacamata Ishma, bertengkat bukanlah hal yang harus dibesar-besarkan, toh cuma sekedar betengkar kan? Tapi inilah kesalahan Ishma.

        Yang membuat orangtua Ishma selalu marah dalam artian menegur saat Ishma dan adik-adik bertengkar. Sepertinya kata bertengkar di sini harus di buat CapsLock., tapi lupakan~ Karena setelah beberapa kali Ishma mendengar ceramah dari orang tua Ishma, yang mereka takutkan ialah bagaimana ke depannya.

            Yah, tidak jarang bukan kita mendengar berirta atau semacamnya sesama saudara saat telah dewasa saling bertengkar yang benar-benar bertengkar, mulai dari masalah harta waris sampe masalah pasangan. Dan inilah yang ditakutkan orang tua Ishma, bukan masalah pertengkaran sepele yang kami lakoni kini, tapi bagaimana jika setelah dewasa pertengkaran ini membesar dan berpengaruh pada hubungan kami sebagai saudara. Oke, Ishma mulai bingung kalau sudah nulis kata-kata seperti tadi.

             Orang tua Ishma seringkali berkata, sebaik-baik apapun teman kalian sekarang, saat berpisah kalian akan berpisah, tidak seperti saudara, jika keseusahan meski pun terbentang jarak ratusan mil kalian bakal balik lagi ke saudara. Camkan itu! Hanya saudara.

          Sekarang Ishma tengah belajar untuk menunjukkan rasa sayang Ishma ke adik-adik bukan melalui pertengkaran, tapi melalui bingkai indahnya kelembutan. Kelembutan kasih sayang yang terbungkus rapi disebabkan Ishma cinta kepada mereka semata-mata karena Allah.

           Jadi mohon doanya ya sobat, biar Ishma bisa memperbaiki segala sesuatunya. Buat sobat-sobat yang senasib sepenanggungan sama Ishma, yuk kita sama-sama memperbaiki diri. Tapi buat sobat-sobat yang memang dari awal sudah terjalin hubungan kasih sayang yang benar, semoga bisa terus istiqomah yah. 





maryam ishmatullah

Author & Editor

Vakum sementara karena udah kelas 3 SMA ^^.

7 opini:

  1. WAH KEREN artikelnya mBa..

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Mbah? Waduhh... hehe yaudah gapapa salam kenal juga :)

      Hapus
  3. Jangan Suka bertengkar ajhh nggak baik hehehe



    Jangan Lupa Komentar Baliknya ya Gan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya makanya sekarang saya lagi berusaha makasih dan segera.. :)

      Hapus
  4. Harus nya diawal cerita tertulis : cerita ini hanya fiksi dan belaka, jika ada kesamaan mungkin hanya kebetulan semata,,_
    hehe,,_

    cerita dan masa lalu yang hampir sama dengan yang saya alami dulu mbak,,_
    sama persis 'peraturannya' hanya kita tapi tidak untuk orang lain,,_
    tapi alhamdulillah sekarang sudah ga lagi,,_

    BalasHapus

Jangan bosan untuk berkunjung dan memberikan saran buat Ishma, yah! :)

 

Testing dulu:

  • Copyright © Bimualir™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.