Check dulu

SEO Reports for ishmaryam.blogspot.com Pagerank

Minggu, 07 Juli 2013

Filled Under:

Musik or Quran?

sharing

"Kebanyakan jenis musik yang selama ini laku di pasaran, adalah alunan-alunan yang secara global membuat masyarakat tertidur. Tidur kebudayaan. Tidur politik. Tidur sejarah. Dan berhubung tidur itu enak dan lelap, maka kita sebagai masyarakat memang kurang senderung untuk mencoba mencari jenis-jenis musik lain yang mampu membangunkan. Membangkitkan"  
Kutipan di atas merupakan kata-kata dalam buku Merkisot Bertutur Lagi oleh Emha Ainun Nadjib. Sejujurnya ini novel Emha Ainun Nadjib yang pertama yang saya beli dan saya suka dengan cara menulis Emha Ainun Nadjib yang relevan benar terutama dalam novel ini dengan kehidupan saat ini meskipun buku ini diterbitkan tahun 1994.  
Kembali ke topic, Musik or Quran? Oke, jika sejenak kita lupakan rasa gengsi dan disesuaikan dengan keadaan rata-rata jawaban anak remaja, music. Music  is my life. Musik penghilang stress. Dan kata-kata memuja musik yang lainnya. Oke, Ishma juga ngaku kalo selama ini sepertinya lebih banyak waktu berduaan dengan musik daripada Al-Quran. Dan sepertinya lagi, Ishma sedang dalam keadaan bangkit *plaak. 
Dan hey, Ishma tidak lantas demo di depan MUI untuk mengharamkan musik (Ishma yakin bakal dihajar masa) karena penemu not atau apalah itu saja seorang muslimin, kenapa pula Ishma nge-sok dengan mengharamkan musik? Dan di kutipan di atas sudah jelas bahwa yang kurang itu mencari jenis musik yang membangkitkan, dan bukan mengganti musik.  
Dan hey (lagi), kenapa pula Al-Quran harus disejajarkan dengan musik? Bukankah seharusnya musik membantu kita untuk lebih mencintai dan mengutamakan Al-Quran?  Kemana peran musik yang sebenarnya? Siapa yang telah menyembunyikan dan menyelewengkan fungsi musik? Mari jawab sendiri. Sepertinya sobat tahu apa jawabannya. Jangan-jangan Ishma yang gak tahu. Hanya sebatas ini, karena memang ishma tidak beniat panjang-panjang, sedikit kata 
“Kembalikan Al-Quran ke dalam hati kita, hapus debu-debu  yang melekat pada Al-Quran di hati kita, karena Al-Quran merupakan sumber hukum, sumber pengetahuan, dan sumber sejarah yang luar biasa. Karena Al-Quran merupakan mukjizat terbesar Muhammad SAW”

maryam ishmatullah

Author & Editor

Vakum sementara karena udah kelas 3 SMA ^^.

30 opini:

  1. Saatnya mengembalikan peran dan fungsi musik yang sebenarnya...
    Contoh paling kecilnya mungkin kita bisa melantunkan ayat suci Al-Quran dengan diiringi musik,, example: Lagu-lagu khasidah.
    :guitarist:

    BalasHapus
  2. pd awalnya smua yg berbau duniawi adl sah2 saja, hanya kemudian apakah itu akan melalaikan kita dr ibadah atau tidak?

    hanya diri sendiri yg bs menjawabnya...

    *Selamat menunaikan ibadah puasa, mudah2n semua amal kita diterima-Nya. aamiin,

    BalasHapus
  3. Yaa ketika kita mendengan kata Musik pasti semua manusia merasa senang apalagi musik sekarang memiliki genre yang bermacam2, seperti Scream, Rock, Pop, Metal dll.
    Saya yakin pasti semua manusia tidak ada yang tidak tergiur utk mendengar musik. mereka lebih memilihnya daripada mendengarkan lantunan ayat Al-Quran.
    Semakin majunya zaman, sekarang kita hanya perlu kesadaran dari tiap2 pribadi masing2. :)

    Marhaban yaa Ramadhan

    BalasHapus
  4. Kebanyakan jenis musik yang selama ini laku di pasaran, adalah alunan-alunan yang secara global membuat masyarakat tertidur. Tidur kebudayaan. Tidur politik. Tidur sejarah. Dan berhubung tidur itu enak dan lelap, maka kita sebagai masyarakat memang kurang senderung untuk mencoba mencari jenis-jenis musik lain yang mampu membangunkan. Membangkitkan. betul banget kata pak ainun nadjib

    BalasHapus
  5. kalau menurut saya lebih kepada pandai pandailah kita dalam menempatkan waktunya mbak.... :D :rolled:

    BalasHapus
  6. yg jelas dua-duanya itu perlu namun Al Qur' n lebih utama karena merupakan kitab suci kita & nggak akan pernah lepas dgn kehidupan kita.

    BalasHapus
  7. bayi yang masih di dalam kandungan apabila diperdengarkan bacaan ayat quran akan mendapat manfaat seperti halnya musik klasik yang dipercaya merangsang pertumbuhan otak kanan :)

    BalasHapus
  8. kalau bisa dua-dua-nya, mengaji dulu terus mendengarkan musik.

    BalasHapus
  9. keren banget mbak , sangat bermanfaat , saya tunggu komennya di http://www.mas-arul.com/ , terimakasih \o/

    BalasHapus
  10. Penerimaan Al-Quran seharusnya lebih bagus dari penerimaan Music yg Global. Kerana di dalam Al-Quran juga terdapat pelbagai jenis alunan rythm yg sangat enak didengarin... (^_^)

    BalasHapus
  11. keren dan mantabb mbak, kalau Qasidah boleh kan

    BalasHapus
  12. Benar Al-Quran memang tetap yang utama, mendengarkan musik hanya sebagai hiburan selingan aja ya Ukhti.. :www.cbd.web.id:

    BalasHapus
  13. kalo sya jujur aja lbih suka musik
    hahaha :rolled:

    BalasHapus
  14. @mangyono: hehe, boleh, tapi bukan berarti musik juga ga boleh sih..

    BalasHapus
  15. Alhamdulillah kalo aku dengerin musik sering, baca al-quran juga jalan :)

    BalasHapus

Jangan bosan untuk berkunjung dan memberikan saran buat Ishma, yah! :)

 

Testing dulu:

  • Copyright © Bimualir™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.