Check dulu

SEO Reports for ishmaryam.blogspot.com Pagerank

Kamis, 29 Mei 2014

Filled Under: , ,

Antonim Bertemu...

islami keluarga sekolah
Berpisah
Harusnya langsung saja kutulis kata itu pada judul tulisan ini
Tapi tak apa-apa 'kan, jika aku sedikit bermain kata?


Di  sudut bulan yang kumau,
tapi nyatanya hanya  di sudut ruangan  
yang sama seperti kemarin.
Perlarian atas leletnya  sinyal-sinyal,
 padahal kuota masih ada.
Hah!



Masihkah tergambar di benak kita, kala Amul Huzni itu tiba bagi manusia tanpa dosa?
Lalu sang Khalik menerbangkannya dengan buroq, menghibur sang kekasih dengan keindahan tak terkira?
Duhai!
Siapa yang tak bersedu sedan hatinya kala orang yang dicintai wafat dalam rentang waktu yang berdekatan? 

Kisah ini akan berlanjut kepada alasan mengapa Abu Bakar di beri gelar As-Shiddiq lalu terus mengalir hingga sampai ke peristiwa ketika sebuah negara  menjadikan sebuah tanggal menjadi tanggal merah karena memeringati Isra' Mi'raj.

Amul Huzni. Tahun Kesedihan. Meninggal. Berpisah. Istri. Paman. Cinta. Isra'. Mi'raj.

Kata di atas ialah keyword-nya. Yah, benar sekali! keyword-nya.

_________________________________________________________________________________

Bulan ini, ada begitu banyak perpisahan, membuat Ishmah begitu bosan mendengarnya. Baik perpisahan dalam arti pelepasan pada sebuah lembaga pendidikan maupun yang benar-benar perpisahan (tetapi tidak sampai kehilangan seseorang karena meninggal).

Kita mulai dari Dua Puluh Empat Mei beberapa waktu yang lalu.

Pelepasan Siswa SMP IT Iqra Bengkulu Angkatan VII 
Your smile, your future

Seingat Ishmah sih kalimat itu yang merangkum kegiatan besar bagi kami hari Sabtu lalu. Berbalutkan pakaian berwarna cokelat-oranye dan jas gelap kami melaluinya. Sebuah acara resmi yang dijadikan bukti. Bukti bahwa kami harusnya benar-benar telah sampai di pehujung tiga tahun ini. 

Diawali dengan parade wajah, diakhiri dengan pengalungan samir. Ditengahi oleh tari, nasyid, pantomim, dan pembacaan puisi diiringi biola, tak lupa video kenangan yang dihiasi wajah-wajah culun kami. Lebih dari empat jam Ishmah kira acara ini berlangsung. 

Gedung Balai Pajurit namanya.  Ishmah tak tahu alamat lengkapnya, hanya tahu di depan kantor Gubernur Bengkulu. Sebuah bangunan yang barangkali sepuluh tahun lagi akan kami datangi denan seragam yang berbeda-beda, sekedar tuk nostalgia tentang sebuah masa.

Ishmah tak ingin berpanjang-panjang membahas ini, karena jika terlalu lama pasti akan ada sesuatu yang menggenang di mata. Cukuplah Allah yang tahu, bahwa cinta itu telah tumbuh di kalbu atas ukhuwah indah kita. Bahwa masa-masa ini akan menjadi sebuah bayangan kala rindu menyelimuti. Cukuplah Allah yang tahu, bahwa aku mencintaimu karena Allah, teman. Sungguh!


.....Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.... (Q.S At-Taubah: 40)

Tidak, memang kita tak patut bersedih. Tetapi barangkali kita butuh pegangan agar bisa memperkokoh diri. Maka peganglah ayat ini, teman..

.....Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.... (Q.S At-Taubah: 40)

_________________________________________________________________________________

Diteruskan pada tanggal Dua Puluh Sembilan Mei, hari  ini. Dua perpisahan. 

Ketika salam kedua telah terucap dari sholat kita, pagi tadi
Seperti biasa, aku salam padamu.
Lalu engkau berkata, nenekku

"Ini sholat jamaah terakhir kita..."

Tidak aku tidak akan menangis,
Karena memang aku tidak boleh menangis.
Bagaimanapun juga, memang tanah kelahiran yang terbaik

Nenek, mungkin ketika aku menulis ini dirimu telah sampai di rumah yang sebenarnya
Sumedang
Bersama orang-orang yang memang Nenek kenal dengan baik

Aku memang lemah, hanya karena Nenek kembali ke Sumedang lagi, telah membuatku mewek begini...
Tetapi bagiku, hal ini merupakan bukti cinta.
Bahwa aku ingin selalu bersamamu, sebenarnya.



Kubiarkan Umi dan Abi agar bisa melepas nenek ke bandara, lalu aku berangkat menuju ke perpisahan adikku. Hafiz.

Enam tahun di SD bukan waktu yang singkat, 'kan Hafiz?
Maka hari ini tiba juga saatnya untukmu membuktikan bahwa enam tahun itu telah kau tuntaskan!

Pelepasan Siswa-Siswi Angkatan X SDIT Iqra' 1 bengkulu

Sebentar lagi, kita akan mencium ranah baru. Entah apa pun itu, teguhlah dengan imanmu, dengan segala kebaikan yang pernah diberikan. Kita jemput cahaya-cahaya yang telah dijanjikan itu.

_________________________________________________________________________________





Dan ketika tulisan ini telah selesai
Cepat!
Semuanya jadi sangat cepat.
Alhamdulillah~
Tetapi mata terlanjur meminta ditutup
Mungkin lain kali!


Akan Ishmah tutup dengan sebuah hadist

Dua orang yang saling mencintai karena Allah. Mereka berkumpul dan berpisah sebab cinta karena Allah (HR. Bukhori)

Wassalam.


maryam ishmatullah

Author & Editor

Vakum sementara karena udah kelas 3 SMA ^^.

26 opini:

  1. Berpisah sekcil apapun cerita dan kenangannya tetaplah mengharukan

    BalasHapus
  2. Agar perpisahan tidak menimbulkan rasa kesedihan berkepanjangan, makanya anak-anak pada kesemptan tertentu saya "titipkan" barang satu dua hari di rumah neneknya. Makanya ketika masuk Boarding school di SMPIT, maupun di SMA makanya kita orang tua dan anak sudah terbiasa membuat kemandirian dalam mengatur tanggungjawabnya, meskipun tetap dalam kontrol.
    Perpisahan menjadi sangat sulit, ketika kita sudah terbiasa dalam satu kesatuan

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah,bagus banget caranya, kang ^^ Mungkin suatu saat bisa Ishmah coba juga..

      Iya, benar sekali sangat sulit untuk berpisah

      Hapus
  3. Subhanallah, kata kata nya Keren, puitis sekali!

    BalasHapus
  4. mba... aku suka sekali, kata-katanya "Jika bertemu adalah untuk berpisah.... maka kita berpisah pun untuk bertemu kembali, Insya Allah"

    mungkin begitu pula saat waktunya tiba nanti, saat kita terpisah dari orang-orang yang kita cintai dan sayangi, karena dipanggil Yang Maha Kuasa, semoga dipertemukan kembali di Jannah nya dalam keadaan tetap saling mengenal dan saling mencintai/menyayangi.... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. :')
      Alhamdulillah, makasih mba ^^

      Hapus
  5. "absurd,.. adalah kemampuan awal yang dipahami umumnya pelajar semantik,.. relevansi tanda dan penada mulai menggelitik logika untuk dituangkan dalam tumpukan kata",..

    demikian yang saya rasakan saat membaca bagian awal tulisan diatas

    selebihnya,.. muantchaaaap (y) :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ishmah lama banget baca komennya mas umar, berulang2 pula :) karena Ishmah ga tahu apa itu absurd dan kurang paham dengan apa yg mas jelaskan *maklumotaknyagasampe :D setelah searching2 barulah cukup paham.

      Makasih banyak, mas Umar atas saran dan kritiknya :)

      Hapus
  6. Barokalloh atas tulisan luar biasanya bahwa pertemuan pertanda akan berpisan, namun pertemuan yang hakiki dikala menoreh sebuah asa, karsa dan karya nan indah untuk dikenang, dirasakan dan diwariskan kepada siapapun yang pada akhirnya menjadi matarantai kebaikan untuk generasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. jiaah, abi :)) :D

      sipsip bi, ;)

      Makasih

      Hapus
  7. Amul huzni.... tahun kesedihan, tepatnya bagi saya semenjak November 2013 ., ya, ternyata tepat 7 bulan sudah. Kesedihan yang begitu dahsyat, kehilangan pekerjaan, kehilangan 'teman' dan kehilangan ibu.... rasanya sudah hampir gila jika Allah tidak menjaga. Tapi perpisahan bagi kita adalah 'ruang' terpisah saja karena kelak akan dipertemukan-Nya juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah..
      Subhanallah,
      Barokallah, mba.. :')
      Iya, mba, InsyaAllah

      Hapus
  8. Waah Ishma usianya berapa? Tulisannya bagus. Perpisahan memang bisa membuat kita sedih ya. Tapi begitulah bagian dari kehidupan, mau tidak mau harus dihadapi

    BalasHapus
    Balasan
    1. limabelas tahun, mba..
      Iya, hadapi! :D
      makasih mba:))

      Hapus
  9. Mungkin kita harus membiasakan diri dengan pertemuan dan perpisahan. Terkadang saat menyepi tersadar ketika nafas yang ada harus diambil oleh yang Maha Memiliki. Tiada kata lain selain "ikhlas" melepas dari jasad. Salam sukses buat Ishma.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Memen ^^ benar banget!
      Makasih mas :)
      Salam sukses juga buat Mas Memen

      Hapus
  10. doa dan usaha untuk menjalin silahturahmi serta kebaikan
    takan ada penghalang untuk tdk di kabulkan.. mbak ismah
    tetep semangat ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mas!
      Semangat juga buat Mas Pur! :)

      Hapus
  11. bukan ish,.. itu bukan saran ataupun kritik,.. :) melainkan opini (*seperti yang ish sendiri jdulkan untuk komentar masuk)

    BalasHapus
    Balasan
    1. duh! jadi malunihmasumar *beneran :D
      oke-okelah *nganggukberusahamemahami

      Hapus
  12. semuanya sudah diatur sama Allah mbak :) bertemu untuk berpisah berpisah untuk bertemu :D

    BalasHapus

Jangan bosan untuk berkunjung dan memberikan saran buat Ishma, yah! :)

 

Testing dulu:

  • Copyright © Bimualir™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.