Check dulu

SEO Reports for ishmaryam.blogspot.com Pagerank

Minggu, 18 Mei 2014

Filled Under:

Satu, Tauhid

islami
Mari kita kembali menelisik lebih dalam tentang ke-islaman kita. Kita terjun pada dasar dari ke-imanan kita. 
Maka jika kita memang akan kembali pada pondasi awal  itu kita akan sampai pada satu kata, Tauhid.

Tauhid, sebuah ajaran yang di bawa para nabi sebelum penutup para nabi itu mengucapkan kata islam-muslim.
Selalu mengingatkanku pada kata-kata seorang penulis, Emha Ainun Nadjib

Hidup ini sendiri. Amat sendiri. Kita ini "sendiri", karena anggapan kita tentang diri sendiri dan apa yang kita lakukan sering berbeda jauh dengan apa yang dianggap orang lain. Hidup ini sendiri. Hanya berdua dengan Allah. Tapi kelak jika tauhid sudah tercapai, tak lagi berdua, sebab tauhid itu artinya penyatuan. Hasil dari penyatuan adalah satu
Betapa aku suka kalimat di atas.
Indah.

Tapi kelak jika tauhid sudah tercapai, tak lagi berdua, sebab tauhid itu artinya penyatuan. Hasil dari penyatuan adalah satu.

 Bukankah dari sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa,

Tauhid ialah satu-menyatu-penyatuan
Tauhid ialah yakin bahwa Allah itu esa
Tauhid ialah hal yang kita capai, bukan kita terima.


Mentauhidkan Allah ialah dalam tiga perkara:


  • Tauhid Rububiyah, 
Siapakah yang menciptakan bumi, langit dan isinya?
Siapa yang mematikan segala yang hidup dan menghidupkan yang mati?
Siapa yang memberi rezeki pada tiap makhluk?

Inti dari tauhid rububiyah sejatinya itu saja. Mengimani bahwa Allah lah sang Qiyamuhu Binafsih yang menciptakan, memeatikan pun mengatur semua yang terjadi pada makhluk-makhluk ciptaan-Nya
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah, dan Allah, Dialah yang Maha Kata (Tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji (Q.S 35:15)
Tanyakanlah, siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Atau siapakah yang berkuasa, sanggup menciptakan pendengaran dan penglihatan? Siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan yang mati dari yang hidup? Dan siapakah yang mengatur segala urusan? Maka mereka menjawab, Allah. Maka katakanlah, mengapa kamu tidak bertaqwa? (Q.S 10:31)
Adalah ayat di atas menujukkan bahwa orang musyrik tidak menampik hal ini. Tetapi mereka menyekutukan Allah dengan yang lain. Itulah mengapa kita harus mentauhidkan Allah dalam tiga hal.
.
  • Tauhid Uluhiyah
Jika mereka berpaling dari keimanan maka katakanlah, "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia, hanya kepadaNya aku bertawakal, sedang Dia adalah Tuhan pemilik Arsy yang agung (Q.S 9:129)
Tauhid Uluhiyah ini ialah tauhid yang dibina atas dasar ikhlas karena Allah semata, cinta, takut dan semuanya hanya karena Allah. Dimana ibadah-ibadah yang kita lakukan semata-mata untuk Allah, hanya untuk Allah. Karena itu Tauhid Uluhiyah juga disebut sebagai Tauhid ubudiyah
Dan bertawakallah kepada Allah yang hidup kekal yang tiada mati dan bertasbihlah memujiNya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hambaNya (Q.S 25:58)

  • Tauhid Asma' wa Sifat
yaitu kita mengimani nama-nama dan sifat Allah. Nama-nama yang Allah dan Rasulullah terangkan dalam Qur'an dan Sunnah. Kita mengimani bahwa Allah disifatkan dengan sifat-sifat tersebut sesuai dengan kebesaranNya tanpa menyerupakannya dengan makhluknya
Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat (Asy-Syuraa: 11)
(untuk gambar yang lebih menarik, di http://sketchtoy.com/61003127)

maryam ishmatullah

Author & Editor

Vakum sementara karena udah kelas 3 SMA ^^.

11 opini:

  1. Materi LQ Ustdzh Maryam? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ustadz ujang! Makasih udah datengg :)) apaan sih -,-

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. tauhid, tak kan tergadaikan dengan mi sebungkus
    sangat mahal dan taak ternilai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap, jelas sekali tidak akan tergadaikan :)) bebar sekali,sob

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Inilah Dakwah para Nabi, TAUHID.

    BalasHapus
  6. aku tak bisa ngerti bahasa indonesia, namun teruskan berdakwah! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tak mengapa, kak Ahmad :) teruskan berdakwah!! :) thank's you, kak :)

      Hapus
  7. Tauhid,
    1. Tauhid Rububiyah,
    2. Tauhid Uluhiyah
    3. Tauhid Asma' wa Sifat.

    Waah, Ustadzah Maryam Ishmatullah memang Okay... Pemahaman yang luar biasa bagus.

    BalasHapus

Jangan bosan untuk berkunjung dan memberikan saran buat Ishma, yah! :)

 

Testing dulu:

  • Copyright © Bimualir™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.