Check dulu

SEO Reports for ishmaryam.blogspot.com Pagerank

Rabu, 04 Juni 2014

Filled Under: ,

Ma'rifatullah~

islami sharing
BIMUALIR-Bosan, tentu kata ini cukup tepat ketika kita  bertemu lagi pada sebuah pribahasa,
 tak kenal maka tak sayang
atau dalam versi lain,
 tak kenal maka ta'aruf
Semoga saja kebosanan kita disebabkan sikap nyata atas penerapan kalimat di atas. Bukan, yang kumaksud bukan berkenalan dengan cara-seperti-cowok-cowok yang sibuk bersiul di tongkrongan sambil berkata,
"Cewek, kenalan dong.."
Atau dalam versi FTV, seperti cewek-cewek yang sengaja membuat dirinya terpeleset agar ditangkap oleh-lelaki tampan yang kebetulan ia lewat.  Tentu berkenalan memiliki aturan yang lebih cantik agar dari sebuah perkenalan dapat mengalirkan cinta pada ukhuwah. Ukhuwah, lagi-lagi aku lebih menjurus pada ukhuwah, Duhai! Betapa indah ukhuwah itu!

Tetapi akan lebih indah ketika makhluk dan pencipta lebih dahulu  saling mengenal sebelum antar makhluk itu sendiri berkenalan. Dan inilah yang dimaksud dengan Ma'rifatullah.
Tidak perlu mencari Allah ada dimana, atau pun bagaimana. Karena bagi kita yang ingin mengenal pencipta, cukup ingatlah

Untuk kalian yang meminta petunjuk, tidakkah telah Kami tunjukkan? Lihatlah di sekitarmu, lihatlah bintang-bintang, lihatlah matahari, lihatlah air. Inilah tanda-tanda untuk orang yang mengetahui.

Seperti rasa sakit yang tidak bisa digambarkan bentuknya. Bukankah seperti itu juga rasa cinta yang begitu dahsyat, rasa rindu yang begitu hebat, tidak bisa digambarkan bentuknya apakah segitiga, persegi, atau lingkaran. Tetapi semua itu ada. Ada!

Semoga kita termasuk orang-orang yang mengetahui

Yang bisa melihat betapa Agung-nya Sang Khalik dari apa yang diciptakannya.
Yang bisa merasakan begitu Mulia-nya Sang Karim dari cara-Nya memuliakan makhluknya.
Yang bisa menyadari betapa indahnya Sang Maha Sempurna dari cantiknya ciptaan-ciptaanNya.
Sehingga Ma'rifatullah itu bisa kita capai. Sehingga kita benar-benar bisa sampai di titik mengenal Alllah.

 tak kenal maka tak sayang

Bukankah setelah kita mengenal Allah, baru  kita bisa mencintai-Nya?



maryam ishmatullah

Author & Editor

Vakum sementara karena udah kelas 3 SMA ^^.

40 opini:

  1. subhanallah, mbak ishma ini sholehah ya, agamis sekali,bahasa yg digunakan juga sungguh menawan terlihat muslimah sekali ^^
    salam ukuwah mba cantik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, makasih kak rahma... tapi itu agak berlebihan, mba ^^
      salamukhuwah juga kak rahma :))

      Hapus
    2. nggak berlebihan kan fakta mbak, tersirat dari kata2 yang digunakan dalam sebuah tulisan :)

      Hapus
    3. jiiah ntar Ishmah terbang nih..
      Kak rahma mau tangung jawab? :D *duh

      Hapus
    4. aq maunya jawab aja mbak,mbak ishma yg tanggung :P

      Hapus
  2. berat nih,... emg udh jamnya jg sih ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hhe, apakah beratnya melebihi loading blog ini? :D

      Hapus
  3. datanglah ke kota saya kota kebumen... kebumen memiliki wisata alam yang sangat memukau,sungguh luar biasa.anda akan mendapat pengalaman yang berbeda,silahkan kunjungi http://keparatku.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. ntar kalau punya uang+kesempatan mungkin bisa yah~

      tapi BTW in OOT nya udah out banget kayanya ya? hehe tapi gapapalah~

      Hapus
    2. Mas Kebumen, saya pengin bengkoang saja

      Hapus
  4. tingkat tinggi dalam pendekatan kepada Tuhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener, mas...

      ini memang tingkat tinggi.. tapi setidaknya kita bisa perlahan-perlahan menaiki tangga untuk sampai di puncaknya...

      Hapus
  5. dan untuk berkenalan dengan-NYA, tidak hanya butuh waktu sehari atau dua hari, mungkin butuh waktu seumur hidup utk dapat mengenal-NYA...

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali mas JIM :)
      tapi yang Allah lihat prosespanjang kita untuk mencoba mengenal-Nya...

      Hapus
  6. man 'arafa nafsahu fa qd 'arafa rabbahu... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, Alhamdulillah pak guru datang :)

      Hapus
  7. yang kerap terjadi, baru mencoba mengenal Allah manakala kesusahan, misal sakit, nggak punya duit, dibully orang dsb. setelah sembuh, Allah tidak lagi dia kenal.
    yah semoga kita terhindar dari yang begitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setujuuh, mas!!!
      Aamiin, aamiin, aamiin ;)

      Hapus
  8. BW & follow blog ini #471 Jemput singgah blog Aisyah.. hee http://mydreamhigh123.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. ye la kak :) dah ishmah follow yaa ;) :)

      Hapus
  9. Tidak cukup hanya mengenal saja tapi juga taat dan patuh kepada-Nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyah bener banget ^^
      cuman sebelum kita bisa taat dan patuh pada Allah, bukankah salah satu langkah awalnya adalaah mengenalNya?

      kalau sekarang Ishmah minta sobat untuk patuh pada perintah Ishmah, pasti sobat bilang, "Siapa Ishmah berani merintah saya?"

      *makasih sobattt :)

      Hapus
  10. Subhanallah, sungguh pencerahan yang sangat bermanfaat mba Ishmah... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau begitu, mas Eka ;))

      Hapus
  11. pencerahan hati yang sangat makjleb menyelinap sampai kedalam sumsum semoga kita menjadi lebih mengenal-NYA lebih mendalam lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. makjelb teh naon, kang?

      aamiin :) nuhun, kang ^^

      Hapus
  12. pencerahan yang jempol....

    takenal memang tak cinta... kalau sudah berkenalan sedikit demi sedikit pasti ada cinta dibalik itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mang ;)
      waw mantep ituh kata-katanya *kasihjempol

      Hapus
  13. tak kenal maka tak cinta, tak kenal maka tak sayang..
    DIA yang paling dekat dengan kita, sewajibnya kita mengenal DIA yg mencipta kita semua :)

    Thanks share ^__^

    BalasHapus
    Balasan
    1. setujjuu... :)

      you're welcome, sis :D

      Hapus
  14. Subhanallah
    kata-kata sederhana namun penuh makna dan arti,,_

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah :)
      Makasih sudah berkunjung, kawan :)

      Hapus
  15. hadir berkunjung lagi,,_
    untuk menyimak artikel ma'rifatullah,,_

    BalasHapus
  16. lahir dengan tubuh sempurna tanpa ada yang kurang sedikitpun saja sudah memberitahu kita bahwa Allah benar-benar ada, melengkapi, memfasilitasi segala kebutuhan hidup kita dengan apa yang beliau ciptakan di dunia ini, lantas, nikmat Allah yang mana lagi yang kau dustakan? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget kakchhiii :'))

      Subhanallah~

      Hapus
  17. mari kita taaruf :) nice sharing

    BalasHapus

Jangan bosan untuk berkunjung dan memberikan saran buat Ishma, yah! :)

 

Testing dulu:

  • Copyright © Bimualir™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.