Aku bermain dengan rahasia sejak dulu dan dikau jelas tahu itu nama tengahku. Jadi mari sudahi dan tak perlu itu mencari tahu ada diman...


Aku bermain dengan rahasia sejak dulu dan dikau jelas tahu itu nama tengahku. Jadi mari sudahi dan tak perlu itu mencari tahu ada dimana namamu sebab kelak aku akan kian menyendu dengan rahasia dan kau semakin sulit menemukan aku dan katamu. 

Ini aku ada sekeping sajak Sedikit olesan kenang aku   rasa cukup membuatnya lebih bekilau Tidak akan lebih berkilau darimu m...




Ini aku ada sekeping sajak
Sedikit olesan kenang aku  rasa cukup membuatnya lebih bekilau
Tidak akan lebih berkilau darimu memang
Selaku matahari, selayaknya kau tak ada tandingannya
Aish, memang kalian, entahlah. Aku bingung kalimatnya
Kalian, yakni  apa yang aku sebut pulangku
                                                   Satu per satu                                                       
Lalu satu
Dan kepingan yang ternyata tak satu ini, aku mengaisnya
Dalam
Lalu lebih
Sepertinya, aku mulai
Hendak pulang
Aku rasa


Bukan,bukan bangunan bangunan itu, pun bukan kotanya termasuk bukan dinginnya. itu semua kalian. dan aku masih tak (ingin) mengert...


Bukan,bukan bangunan bangunan itu, pun bukan kotanya termasuk bukan dinginnya.
itu semua kalian. dan aku masih tak (ingin) mengerti
siapa pemenngnya


Dan di anatara manusia, ada yang berkata, "kami beriman kepada Allah dan Hari akhir,"  padahal sesungguhnya mereka itu   ...


Dan di anatara manusia, ada yang berkata,
"kami beriman kepada Allah dan Hari akhir," 
padahal sesungguhnya mereka itu  
bukanlah orang-orang beriman




6 praktikum tidak sesulit itu rasanya, yang menjadi sulit adalah aku yang mencari celah-celah untuk membuat lobang besar di antaranya.


Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka,  penglihatan mereka telah tertutup,  dan mereka akan mendapat azab yang berat ...

Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, 
penglihatan mereka telah tertutup, 
dan mereka akan mendapat azab yang berat




Mengasyikkan bermain dengan tanda baca di Bahasa Indonesia. Ishmah selalu suka melakukan beberapa kesengajaan tak umum seperti pada post sebelumnya ketika Ishmah sengaja tidak meletakkan tanda hubung di antara kata ulang, lalu menaruh kata ulang di setiap kalimatnya. Bagaimana memodifikasi letakkoma dan titik. Lalu mengetes kejelian dengan huruf kapital.

Bahasa Indonesia. 

Selamat, meng-ibu!


Aku ingin menelpon, menceritakan bagaimana latihan pertama, bagaimana turun gunung dengan hujan deras, bagaimana rapat perdana, rasa sakit di sekujur badan, tugas-tugas yang masih setia padaku.
Aku ingin menelpon. Tapi kalian tidak bisa dulu, harus istirahat. Biar tetap sehat. Lalu aku semangat.
Sampai, besok.




Sesungguhnya orang-orang kafir,  sama saja bagi mereka, engkau beri peringatan  atau tidak engkau beri peringatan,  mereka tidak ak...


Sesungguhnya orang-orang kafir, 
sama saja bagi mereka, engkau beri peringatan 
atau tidak engkau beri peringatan, 
mereka tidak akan beriman






dan wanita wanita
selalu menyempatkan
untuk menyelipkan rahasia tahasia
di dinding dinding kamar
di sela sela balkon
pun di celah celah pot bunga
sebab wanita wanita merasa
terlampau besar
untuk mengantongi
pembicaraan pembicaraan kecil



Selalu lucu ketika aku pada akhirnya menyerah pada suatu keadaan untuk tidak menceritakan rahasia rahasia kecil pada seorang teman yang tak selalu sama. Seperti  adannsaja yang berhasil menembus batas-batas yang ingin dikunci rapat.

Teman yang ini berhasil membuka pintu ini
Teman yang itu sukses membobol jendela  yang itu


Selalu lucu memang ketika aku berpikir memiliki banyak rahasia yang tidak lagi dirahasiakan, sekali lagi selalu lu- ah, maksudku, selalu miris.

Mereka itulah yang mendapat petunjuk dari Rabb mereka  dan mereka itulah orang yang beruntung Menjadi apik memang hal yang t...

Mereka itulah yang mendapat petunjuk dari Rabb mereka 
dan mereka itulah orang yang beruntung




Menjadi apik memang hal yang teramat mahal. Betapa Ishmah merasa sangat menyesal seiring dengan kesadaran bahwa perlunya diri ini berlatih lebih keras dalam menjadi orang yang apik. Tidak Ceroboh. Teliti. Cekatan. Ah, mari sebut kata ajaibnya
Bismillah.
Maut namanya. Benda Kotak. Casing nya warna keemasan. Baru saja-5 menit yang lalu, di layarnya muncul warna hitam. Retaknya kian parah. Lagi. Padahal belum sebulan yang lalu layar dari gawai ini diganti, lumayan memeras kantung. Kantung orang tua (Semoga kedua orang yang tersayang ini tidak membaca post-an kali ini ).

Belum ada setahun memang telepon genggam ini  Ishmah miliki. Tak lebih dari sebulan nampaknya si doi ini Ishmah 'resmikan' namanya di depan beberapa saksi, Nanay dan Atuy (adik-adik Ishmah). 
Perkenalkan, namanya
Maut
 Ishmah mulai memberi nama benda-benda kesayangan setelah membaca buku
Zadul Ma'ad oleh Ibn Qayyim Al-Jauziyah
Luar biasa memang buku ini. Luar biasa karena telah membahas mengenai seseorang paling luarbiasa di semesta, Rasulullah SAW.

Ketika sampai di bab nama dari barang-barang Rasulullah, Ishmah semakin tidak tahu kata apa yang paling luar biasa untuk mengungkapkan keluarbiasaan. Buku ini recommended banget! Intinya, sejak saat itu, Ishmah mulai memberi nama untuk barang-barang tertentu.

Dan Ishmah memilih memberi nama si handphone ini dengan nama 'Maut' karena alasan yang mudah ditebak dan sederhana saja, suapaya inget mati setiap megang handphone. 


Begitulah sekilas tentang si Maut.
Tapi toh sisi positif dari semakin tidak enaknya dilihat
si Maut ini ialah semakin jarang juga Ishmah membuka
handphone untuk hal yang tidak terlalu bermanfaat.

Kamu yang ke-